
BELAWAN (podiumindonesia.com)- Ribuan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) dan Federasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSPSI) menggelar aksi demo di Kawasan Industri Medan (KIM) untuk menolak rencana pemerintah menaikkan iuran BPJS Kesehatan, Rabu (18/9/2019).
Dari kawasan industri, para buruh berkomvoi menuju Kantor Gubernur Sumatera Utara. Sebelumnya sejumlah buruh yang rata-rata mengendarai sepeda motor melakukan sweeping terhadap sejumlah pabrik, agar para buruh ikut bersama melakukan aksi penolakan rencana pemerintah menaikkan iuran BPJS Kesehatan.
Ketua DPC FSPTI Kota Medan, Anthony Pasaribu yang mengatakan, selain menentang rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan, para buruh juga menolak rencana revisi Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan karena dinilai merugikan pekerja atau buruh.
Pantauan di lapangan, aksi di KIM yang dimulai pada pukul 08.30 WIB sempat ricuh. Ada beberapa pabrik yang enggan mengutus perwakilan pekerjanya untuk ikut aksi, sehingga sejumlah buruh melakukan sweeping. Bahkan sempat terjadi adu mulut dan aksi dorong pagar perusahaan yang belum mengeluarkan perwakilan pekerjanya untuk bersama-sama berunjukrasa.
Akhirnya, sekitar pukul 10.30 WIB, massa buruh secara berkonvoi dengan bersepeda motor berlanjut menuju Kantor Gubernur Sumatera Utara guna menyampaikan aspirasi. Humas PT Kawasan Industri Medan (KIM) Endang, dikonfirmasi melalui telpon selulernya terkait demo para buruh, tidak mengangkat teleponnya. (pi/din)







