DELISERDANG — Puluhan massa yang didominasi emak-emak melakukan aksi unjukrasa ke kantor DPRD Deli Serdang di Lubukpakam. Mereka datang dengan pakaian seragam hitam. Usia mereka rata-rata sudah diatas 40 tahun.
Massa mengaku tergabung dalam kelompok Forum Anti Korupsi (FORAK). Dalam aksi ini mereka menyoroti terkait penggunaan dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) tahun 2023 yang menurut mereka diduga dikorupsi. Selain di Dinas Kesehatan Deli Serdang juga di RSUD Amri Tambunan.
Massa datang dengan membawa poster dan spanduk. Beragam tulisan mereka buat yang intinya agar ada penegakan hukum terkait kasus ini. Selain itu dituliskan juga “Jangan Biarkan Korupsi Mengotori Bumi Deli Serdang”. Tulisan “Kaum Emak Peduli Deli Serdang” sempat dibentangkan paling depan.
” Kami dari FORAK tuntutannya itu Terkait Bantuan Operasional Kesehatan. Sudah ada 10 orang yang diperiksa sekarang kok sudah berhenti. Mohon pelaku korupsi ini,” ujar Kordinator Aksi, Suriani. Kamis, 24/4/2025.
Saat berorasi, Suriani yang mengaku berusia 67 tahun ini tampak paling lantang berbicara dengan menggunakan alat pengeras suara. Ia juga sempat memimpin angggotanya untuk sama-sama menyanyikan lagu Padamu Negeri dan Ibu Pertiwi.
“Kami mau perubahan nggak mau lagi sengsara karena korupsi. Kasian anak-anak kita,” ucap Suriani.
Ketika aksi di kantor DPRD Deli Serdang massa hanya sebatas menyampaikan orasi saja. Mereka tidak ada mendesak untuk ditemui dewan. Setelah itu mereka pun kembali pulang. Informasi yang dihimpun selain di kantor DPRD Deli Serdang massa juga sempat melakukan aksi di kantor Kejaksaan Negeri Deli Serdang. Tuntutan yang disampaikan sama meminta agar penegakan hukum terkait dugaan penyalahgunaan kewenangan penggunaan dana BOK bisa tetap ditangani.
Terkait hal ini Kasi Intel Kejari Deli Serdang, Boy Amali membenarkan massa sempat datang ke kantor Kejaksaan. Menggelar orasi dan mereka sudah menampung aspirasinya untuk ditindak lanjuti.
“Iya tadi datang juga aksi ke tempat kita. Tadi pas aksi kebetulan bukan saya yang terima tapi ada Kasubsi,” kata Boy Amali. (








