Beranda HUKUM & KRIMINAL Warga Diduga Dianiaya Oknum BKO, Ini Tanggapan Pihak Kebun Sarang Ginting

Warga Diduga Dianiaya Oknum BKO, Ini Tanggapan Pihak Kebun Sarang Ginting

4
0

DELISERDANG – Edi Syahputra Nasution (50) warga Dusun V, Tanjung Arab Kampung Lalang, Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Serdang Bedagai hingga kini masih terbaring lemah di rumahnya.

Ia mengaku belum bisa beraktivitas karena badannya masih sakit, terutama bagian kepala, rahang tak bisa mengunyah makanan, gigi rontok dan telinga juga masih berdengung akibat penganiayaan dialaminya oleh Oknum BKO yang bertugas menjaga Kebun karet Sarang Ginting PTPN IV Regional I.

Tri Apriani (46) Istri korban mengatakan kalau suaminya bukan pencuri getah tapi Gojek yang membonceng terduga pencuri getah. Ia tidak terima atas penganiayaan dilakukan oknum TNI BKO Kebun Sarang Ginting pada suaminya, ia saat ini sangat terpukul dengan kejadian ini, pasalnya suaminya adalah tukang punggung keluarga yang mencari makan, kini tidak dapat bekerja karena luka luka di alaminya akibat penganiayaan.

“Kejam kali oknum BKO TNI itu pak, suami saya sampai tak bisa bekerja lagi , dia tukang punggung keluarga kami, siapa yang cari makan kami kalau sampai Cemana mana suami saya pak, rumah saja kami nyewa perbulan, ini sudah beberapa hari terkapar mau berobat tak punya biaya, terpaksa dirawat di rumah. Pihak kebun dan pelaku penganiayaan tak tanggung jawab, banyak saksi melihat sui saya dipukuli oleh BKO itu bukan masyarakat yang mukul mereka akan bersaksi nanti saat mengadu ke Kantor Polisi Militer,” ucap istri korban, Minggu(1/2/2026).

Ia berharap kasus penganiayaan terhadap suaminya dapat diproses hukum karena suaminya sampai terluka parah dan tak dapat mencari nafkah lagi sudah beberapa hari ini akibat penganiayaan itu, ia juga tak bisa membayangkan bagaimana nasib mereka kedepan bila terjadi sesuatu pada kesehatan suaminya yang menjadi tulang punggung keluarga.

Sebelumnya terkait kasus ini, Papam Kebun Sarang Ginting, Kapten Safari selaku Papam Distrik yang sementara mengkordinir pengamanan di Kebun Sarang Ginting membantah ada penganiayaan dilakukan oleh anggotanya Kopral BSP namun korban itu luka akibat terjatuh.

“Tidak ada dipukul anggota saya tapi korban terjatuh, justru anggota saya yang membawanya berobat, itu keterangan anggota kepada saya,”sebut Kapten Safari.

Terpisah, pihak Managemen Kebun Sarang Ginting PTPN IV Regional I, melalui Asisten Personalia Kebun ( APK) Vanessa Sembiring mengatakan berdasarkan laporan kami dapat dari petugas BKO kami bahwa yang bersangkutan itu diduga melakukan pencurian karet di kebun dan petugas saat sedang patroli berselisihan dan melihatnya yang bersangkutan membawa karet dalam karung bersama seorang temannya, lalu dilakukan pengejaran.

“Sampai simpang daerah Kota Tengah petugas memepet pelaku dan bertabrakan hingga mereka jatuh bersama, BKO kami lalu berteriak maling dan massa berdatangan hingga yang bersangkutan dianiaya massa hingga luka- luka bukan oleh anggota BKO kami, keterangan ini yang disampaikan ke kami,” ucap Vanessa Sembiring.

Vanessa menyebutkan ia mendapat kabar kalau korban melaporkan petugas BKO mereka ke Kantor Polisi Militer dan BKOnya dipanggil ke Kantor Polisi Militer untuk proses tindak lanjut laporan masyarakat itu.

“Saat ini kami tunggu prosesnya, bila memang terbukti ada unsur penganiayaan dilakukan oleh BKO kami akan copot, karena memang tidak boleh ada tindakan penganiayaan dilakukan petugas harus sesuai ketentuan hukum,” tegas Vanessa.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini