DELISERDANG – Lapor pak Polisi, ada jenis perjudian dadu putar ada di Desa Bandar Gugung, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.
Akan tetapi, hingga saat ini perjudian yang dimaksud masih aman karena Polsek setempat masih belum mengambil tindakan padahal, judi dadu putar itu brnar-benar sudah membuat masyarakat resah.
Menurut informasi dari warga disana, judi itu sudah lama dibuka, pemainnya diketahui tidak sedikit, sebagain datang dari luar daerah.
Karena itu bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta persekali putaran.
“Judi dadu putar di lokasi tersebut lumayan besar taruhan dari pemasang dadu, sekali putarnya bisa puluhan hingga ratusan juta sekali putar, ini permainan besar,” kata warga yang kerap di sapa Sembiring kepada kru media ini, Minggu (1/2).
Ditambahkan warga itu, mungkin yang memback up cukup tangguh sehingga bandar judi dadu putar itu tetap merasa aman dari aparat penegak hukum disana saat mengguncang dadunya.
Jadi menurut warga adanya judi dadu putar ini bisa dikatakan bukti Kapolsek Bangun Purba tak kerja sesuai dengan wewenangnya.
Sementara informasi lain dari warga yang enggan namanya disebut, lokaos judi itu ramai pengunjung, seperti dari Simalungun, Tanah Karo, Langkat , Pancur Batu dan Kutalimbaru.
“Memang sebelumnya sempat sunyi sejenak lantaran itu pun karena pindah lokasi ke desa Beganding, dan sekarang, namun setelah berpindah kembali ke desa Bandar Gugung jadi semakin meriah,” terang lelaki berbadan tegap rambut gondrong itu.
Oleh sebab itu, warga berharap pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Bangun Purba, Polresta Deliserdang serta Polda Sumut sesegera mungkin menindak dan menutup lokasi judi dadu putar di desa Bandar Gugung karena dinilai sudah sangat meresahkan.
Bila judi dadu putar itu terus berlanjut akan mengakibatkan Kamtibmas tidak kondusif, karena dampaknya bisa saja terjadi kriminalitas seperti pencurian.
Kapolsek Bangun Purba AKP Jaya Sitepu ketika dikonfirmasi mengatakan kalau pihaknya belum mengetahui atas aktivitas praktek perjudian dadu putar tersebut.
“Kami (Polsek Bangun Purba) belum tau, nanti kita croscek,” kata Kapolsek.








