Beranda DAERAH Imbas Pernyataan Menteri Bahlil, SPBU di Binjai Padat Antrian

Imbas Pernyataan Menteri Bahlil, SPBU di Binjai Padat Antrian

69
0

BINJAI –  Antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Binjai, Sumatera Utara, mengular hingga kurang lebih satu kilometer, Kamis, (5/3/2026).

Kepadatan terjadi sejak sore dan terus berlanjut hingga malam hari.

Pantauan di sejumlah titik menunjukkan antrean didominasi sepeda motor dan kendaraan pribadi yang memadati area pengisian hingga meluber ke badan jalan.

Aparat kepolisian tampak melakukan pengaturan arus lalu lintas untuk mencegah kemacetan total.

Lonjakan antrean diduga dipicu kekhawatiran masyarakat setelah pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, yang menyebut kapal tanker Indonesia ikut terdampak pasca penutupan Selat Hormuz.

Pernyataan tersebut memunculkan spekulasi mengenai potensi gangguan pasokan bahan bakar minyak (BBM).

Di salah satu SPBU di Jalan Soekarno-Hatta, Binjai, petugas pengamanan menyebut antrean mulai terjadi sejak sore hari dan terus meningkat dalam waktu singkat.

“Sejak sore sudah terjadi penumpukan kendaraan, banyak warga datang hampir bersamaan untuk mengisi BBM. Untuk jenis bersubsidi bahkan sudah habis,” ujar petugas tersebut.

Sejumlah warga mengaku memilih mengisi BBM lebih awal sebagai langkah antisipatif.

Mereka khawatir terjadi kelangkaan apabila distribusi pasokan terganggu.

“Cuma antisipasi saja, kalau benar-benar terjadi kelangkaan setidaknya kendaraan saya sudah terisi penuh,” ungkap warga.

Meski demikian, hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi mengenai pembatasan distribusi BBM di wilayah Sumatera Utara.

Pemerintah diharapkan segera memberikan klarifikasi komprehensif terkait kondisi pasokan nasional guna meredam spekulasi serta menjaga stabilitas distribusi energi di daerah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini