T.TINGGI – Sebanyak tiga unit rumah rumah kontrakan bangunan permanen di Tebingtinggi, Sumatera Utara, hangus terbakar di lalap si jago merah tepatnya di Jalan Sisingamaharaja, Gang Jono, Kelurahan Bandar Sono, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebingtinggi, Selasa (09/06/2026) sekitar pukul 20:00 WIB.
Menurut pantauan jurnalis dilokasi, kobaran api terlihat membakar seluruh isi rumah dan bangunan milik Nisa (20), Ardi (50) dan rumah Ayu (20). Melihat kejadian itu, warga setempat bersama petugas dari dinas pemadam kebakaran Kota Tebingtinggi, langsung berusaha memadamkan api dengan menurunkan 5 unit mobil pemadam kebakaran milik Kota Tebingtinggi, agar api tidak menjalar kebangunan lainnya.
Dalam proses pemadaman api, petugas damkar sempat kualahan untuk melakukan pemadaman api yang di sebabkan jalan untuk melintas masuk kelokasi kebakaran harus melalui gang sempit. Berselang satu jam lebih akhirnya kobaran api dapat di padamkan setelah 5 unit mobil pemadam kebakaran milik Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tebingtinggi di terjunkan kelokasi kejadian.
Mendapatkan laporan dari masyarakat, pihak kepolisian Polres Tebingtinggi bersama Polsek Padang Hulu langsung terjun kelokasi kejadian guna melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan meminta keterangan beberapa saksi yang ada di lokasi kejadian.
Menurut keterangan saksi bernama Ardiansyah mengatakan, pada saat dirinya hendak keluar rumah tiba-tiba terkejut melihat di dalam rumah tetangganya ada kobaran api lalu berteriak minta tolong kepada warga.
“Saat saya keluar rumah, saya terkejut melihat di dalam rumah tetangga ada kobaran api, lalu saya berteriak minta tolong kepada warga, karena melihat keadaan rumah yang kosong di tinggal pergi oleh pemiliknya, sempat juga mencoba masuk dengan mendobrak pintu untuk berupaya memadamkan kobaran api, dugaan sementara api berasal dari kulkas yang mengakibatkan korsleting listrik sehingga api langsung membesar,” ucapnya.
Dilokasi yang sama menurut keterangan Kepala seksi bidang pemadam kebakaran kota Tebingtinggi Fadli mengatakan adanya laporan kebakaran pihaknya langsung terjun kelokasi kejadian.
“Akibat kejadian kebakaran ini sebanyak tiga unit rumah hangus terbakar, untuk memadamkan kobaran api pihak kami menurunkan sebanyak 5 unit mobil damkar, mengenai penyebab adanya kobaran api masih dalam penyelidikan dari kepolisian dan tidak ada korban jiwa atas peristiwa tersebut”, sebutnya.
Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah, kemudian kasus ini sudah di tangani pihak dari kepolisian polres Tebingtinggi guna penyelidikan lebih lanjut.
Teks foto :
Sijago merah melahap 3 unit rumah yang berada di Jalan Sisingamaharaja, Gang Jono, Kelurahan Bandar Sono, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebingtinggi, Selasa (09/06/2026) sekitar pukul 20:00 WIB. (Doc : Jurnalis Martin Siagian)
Penulis : Martin Siagian
Tiga Unit Rumah Kontrakan Permanen Hangus Terbakar Di Tebingtinggi, Dugaan Api Akibat Korsleting listrik
POSMETRO MEDAN – Sebanyak tiga unit rumah rumah kontrakan bangunan permanen di Tebingtinggi, Sumatera Utara, hangus terbakar di lalap si jago merah tepatnya di Jalan Sisingamaharaja, Gang Jono, Kelurahan Bandar Sono, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebingtinggi, Selasa (09/06/2026) sekitar pukul 20:00 WIB.
Menurut pantauan jurnalis dilokasi, kobaran api terlihat membakar seluruh isi rumah dan bangunan milik Nisa (20), Ardi (50) dan rumah Ayu (20). Melihat kejadian itu, warga setempat bersama petugas dari dinas pemadam kebakaran Kota Tebingtinggi, langsung berusaha memadamkan api dengan menurunkan 5 unit mobil pemadam kebakaran milik Kota Tebingtinggi, agar api tidak menjalar kebangunan lainnya.
Dalam proses pemadaman api, petugas damkar sempat kualahan untuk melakukan pemadaman api yang di sebabkan jalan untuk melintas masuk kelokasi kebakaran harus melalui gang sempit. Berselang satu jam lebih akhirnya kobaran api dapat di padamkan setelah 5 unit mobil pemadam kebakaran milik Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tebingtinggi di terjunkan kelokasi kejadian.
Mendapatkan laporan dari masyarakat, pihak kepolisian Polres Tebingtinggi bersama Polsek Padang Hulu langsung terjun kelokasi kejadian guna melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan meminta keterangan beberapa saksi yang ada di lokasi kejadian.
Menurut keterangan saksi bernama Ardiansyah mengatakan, pada saat dirinya hendak keluar rumah tiba-tiba terkejut melihat di dalam rumah tetangganya ada kobaran api lalu berteriak minta tolong kepada warga.
“Saat saya keluar rumah, saya terkejut melihat di dalam rumah tetangga ada kobaran api, lalu saya berteriak minta tolong kepada warga, karena melihat keadaan rumah yang kosong di tinggal pergi oleh pemiliknya, sempat juga mencoba masuk dengan mendobrak pintu untuk berupaya memadamkan kobaran api, dugaan sementara api berasal dari kulkas yang mengakibatkan korsleting listrik sehingga api langsung membesar,” ucapnya.
Dilokasi yang sama menurut keterangan Kepala seksi bidang pemadam kebakaran kota Tebingtinggi Fadli mengatakan adanya laporan kebakaran pihaknya langsung terjun kelokasi kejadian.
“Akibat kejadian kebakaran ini sebanyak tiga unit rumah hangus terbakar, untuk memadamkan kobaran api pihak kami menurunkan sebanyak 5 unit mobil damkar, mengenai penyebab adanya kobaran api masih dalam penyelidikan dari kepolisian dan tidak ada korban jiwa atas peristiwa tersebut”, sebutnya.
Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah, kemudian kasus ini sudah di tangani pihak dari kepolisian polres Tebingtinggi guna penyelidikan lebih lanjut.








