Pemerintah Desa Secanggang Dorong Kepala Dusun Jadi Agen Perlinsos

0
34

SECANNGANG (podiumindonesia.com) – Dalam upaya meningkatkan efektivitas penyaluran bantuan serta memastikan program bantuan sosial tepat sasaran, Pemerintah Desa Secanggang, Kecamatan Secanggang menggelar kegiatan Sosialisasi Program Perlindungan Sosial (Perlinsos). Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa ini menghadirkan seluruh Kepala Dusun dari berbagai wilayah di lingkungan desa, Selasa (13/10)

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Kepala Desa Secanggang T Syaiful Anhar secara resmi mengarahkan dan mendorong para Kepala Dusun untuk bertransformasi menjadi Agen Perlinsos. Langkah strategis ini diambil guna memperkuat koordinasi, pendataan, serta pengawasan program perlindungan sosial secara holistik di tingkat akar rumput (grassroots).

Dalam sambutannya, Kepala Desa menegaskan bahwa program Perlindungan Sosial merupakan pilar utama dalam menjaga kesejahteraan masyarakat, terutama kelompok rentan dan masyarakat berpenghasilan rendah. Namun, keberhasilan program ini sangat bergantung pada keakuratan data dan kecepatan respons di lapangan.

“Kepala Dusun adalah ujung tombak pemerintahan desa yang paling dekat dengan denyut kehidupan masyarakat. Dengan menjadikan para kepala dusun sebagai Agen Perlinsos, kita ingin memastikan tidak ada lagi warga miskin atau rentan yang terlewat dari jangkauan bantuan pemerintah,” tegas Kepala Desa saat membuka acara.

Sebagai Agen Perlinsos, para Kepala Dusun akan memiliki tugas dan peran penting, antara lain, melakukan pemutakhiran data warga secara berkala melalui Perlinsos. Menjadi pusat informasi dan pemahaman bagi warga mengenai berbagai jenis bantuan sosial (PKH, BPNT, BLT Desa, hingga jaminan kesehatan BPJS).

Sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari sosialisasi Perlinsos yang digelar Polres Langkat beberapa hari lalu di Desa Cinta Raja. Ini merupakan tahapan tindak lajut kerja besar tanggung jawab kita bersama yakni mendaftarkan warga ke Perlinsos. “Ini kerja berat kita bersama untuk memenuhi harapan berbagai pihak, ini bukan kerjaan gampang kita harus bersinergi, melaksanakan pendaftaran Perlinsos ini baik Bhabinkamtibmas, Pendamping PKH, Pendamping Sosial di wilayah masing-masing dusun,” ujarnya.

Kepala Desa T Syaiful Anhar kembali mengingatkan para kepala dusun, agar benar-benar menekuni Perlinsos, karena data ini menentukan penerima bansos pada tahun 2027. “Bapak dan ibu Kepala dusun saya minta betul-betul menekuni Perlinsos. Karena tahun 2027 data Perlinsos itu akan digunakan oleh pemerintah pusat. Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Babinpotmar mohon bantu pihak desa,” ujar Syaiful.

Kegiatan sosialisasi diisi dengan pemaparan materi dari narasumber pendamping PKH Yudha Andriadi dan rekan Pebriandi Akmal serta Pendamping Sosial M. Salim. Para peserta diberikan pemahaman mendalam mengenai mekanisme pendataan terbaru, dengan Perlinsos. “Perlinsos Ini percepatan pendataan untuk penerima bansos. Perlinsos ini hampir semua instansi pemerintah dilibatkan, namun boleh mendaftar mandiri. Dengan mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Agen Perlinsos juga harus mengakses IKD terlebih dahulu di Disdukcapil terdekat yakni di kecamatan.

Atmosfer diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Para kepala dusun memanfaatkan momen ini untuk menyampaikan berbagai tantangan yang kerap dihadapi di wilayah masing-masing, seperti dinamika perubahan status ekonomi warga, perbedaan data administrasi kependudukan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa memberikan arahan tegas mengenai pentingnya transparansi, objektivitas, serta integritas dalam proses verifikasi data. “Sebagai Agen Perlinsos, kejujuran dan objektivitas adalah kunci. Kita harus bekerja berdasarkan kriteria obyektif, bukan asas kekerabatan atau kedekatan. Transparansi akan melahirkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah desa,” tutup kepala desa.(fendi).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here