DELI SERDANGĀ – Aziz Ansori Rangkuti, 30, warga Dusun IV, Tanjung Morawa, melaporkan aksi pencurian dengan kekerasan saat ia akan mengantar oleh-oleh adiknya yang tertinggal, ke Bandara Kualanamu. Kejadian di jalan umum Desa Penara Kebun, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang Selasa kemarin sekitar pukul 04.00 wib.
Informasi dihimpun, korban knni sudah membuat laporan peristiwa ini ke Polresta Deli Serdang dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nomor: STTLP/B/191/II/2026/SPKT/Polresta Deli Serdang/Polda Sumatera Utara. Laporan diterima polisi pada 17 Februari 2026 malam.
Menurut sumber aksi begal dilakukan oleh sekelompok pelaku yang diduga rata-rata masih berusia remaja tanggung, anak geng motor ( Gemot).
Dalam laporannya, korban Aziz menyebutkan saat melintas menggunakan sepeda motor Honda Beat tahun 2021 warna hitam, ia dihadang oleh sejumlah pelaku yang juga mengendarai sepeda motor. Para pelaku kemudian melakukan pengejaran dan menendang sepeda motor korban hingga terjatuh.
Saat korban tersungkur dan mengalami cidera ringan di kaki kiri, para pelaku merampas sepeda motor miliknya dan langsung melarikan diri.
Korban sempat diancam menggunakan senjata tajam. Namun, telepon genggam milik korban berhasil diselamatkan karena korban berteriak minta tolong warga sambil melarikan diri dari lokasi kejadian.
“Ada empat rumah warga yang saya gedor Pak, tapi alhamdulillah pemilik rumah yang keempat mau membukakan pintu dan membantu saya,” ujar korban.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiil yang ditaksir sekitar Rp11 juta.
Kasus ini kini diserahkan penanganan Polresta Deli Serdang, korban berharap semoga pelaku dicari Polisi dan segera ditangkap.(








