MEDAN (podiumindonesia.com)- Polri menyebut ada lima wilayah di Indonesia yang memiliki potensi kerawanan tinggi dari sisi keamanan, saat menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2018 di 171 provinsi, kabupaten dan kota Indonesia.
Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Setyo Wasisto dari hasil pemetaan sementara, jajaran kepolisian telah melakukan antisipasi dini. Apalagi, kata Setyo Pilkada 2018 berlangsung di beberapa kota besar di Indonesia.
“Pilkada 2018 berlangsung di daerah boleh dikatakan daerah-daerah yang gemuk, daerah gemuk ini artinya potensi kerawanannya tinggi, seperti Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Selatan dan Sumatera Utara dan satu lagi Papua,” kata Setyo belum lama ini.
Tak hanya itu, Setyo menekankan bahwa pihaknya juga melakukan antisipasi pengawasan di Media Sosial (Medsos) dalam menjelang perhelatan pesta demokrasi serentak ini.
Pengawasan medsos ini, dijelaskan Setyo bertujuan untuk menghindari segala bentuk potensi provokasi yang kerap terjadi di dunia maya. Salah satunya, Setyo mencontohkan seperti Pilkada DKI Jakarta beberapa waktu lalu.
“Belajar dari pengalaman Pilkada DKI dimana penggunaan media sosial sangat menonjol dan bahkan akan seakan-akan sudah dalam tanda petik Pilpres. Pilgub rasa Pilpres,” tutup Setyo. (PI/NT)