
SIDIKALANG (podiumindonesia.com)- Seorang bocah di Dusun 1, Desa Parbuluan 1, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi menemukan satu kotak besi berisi ratusan peluru tajam yang diduga masih aktif di lokasi parit perladangan.
Kotak berisi peluru tersebut, secara tidak sengaja ditemukan, Josu Sihombing (13), Senin (1/7/2019) sore, saat membersihkan parit di sekitar perladangan kopi Huta Bolon tidak jauh dari tempat tinggalnya.
“Saat membersihkan semak-semak di parit, tiba-tiba parang yang digunakan Josua mengenai benda keras dan setelah diperiksa ternyata kotak besi yang didalamnya terdapat peluru yang sudah berkarat,” kata Kapolres Dairi AKBP Erwin Wijaya Siahaan SIK melalui Kasubag Humas, Ipda Doni Saleh kepada wartawan, Rabu (3/7/2019) pagi.
Karena penasaran kotak tersebut dibawanya pulang ke rumah dan diberitahukan kepada bapaknya, Nasib Sihombing yang segera melaporkan temuan kotak peluru dari anaknya ke personil Bhabinkamtibmas Kapolsub Sektor Parbuluan Polsek Sumbul.

Untuk sementara kotak berisi peluru yang diduga peninggalan zaman perang diamankan di Mapolres Dairi untuk keperluan penyelidikan jenis peluru dan kondisi keaktifan peluru tersebut.
“Kotak berisi peluruh sudah kita amankan di Polres Dairi untuk diselidiki apakah masih aktif atau tidak,” sebut Doni.
Sementara Kepala Dusun setempat, Benget Simbolon saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon selulernya mengatakan, lokasi penemuan peluruh konon dahulu pernah tempat persinggahan Kolonel Maludin Simbolon, pemimpin gerakan Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) wilayah Sumatera.

“Di areal tersebut warga juga pernah menemukan slongsongan peluruh dan pecahan keramik menyerupai piring jaman dahulu,” sebut Benget. (pi/gun)







