MEDAN – Aksi berani dilakukan oleh seorang ibu rumah tangga yang menjadi korban penjambretan di kawasan Jalan Bromo, Medan 15 Maret 2026 siang hari.
Tak tinggal diam perhiasan emasnya digondol, korban melakukan pengejaran dramatis yang berakhir dengan tertangkapnya pelaku di persimpangan lampu merah Jalan AR Hakim (Pasar Bakti).
Kronologi Kejar-kejaran Peristiwa bermula saat korban tengah melintas di Jalan Bromo. Pelaku yang telah mengincar korban langsung memepet sepeda motornya dan merampas kalung emas yang melingkar di leher korban.
Alih-alih panik dan menangis, korban justru memacu kendaraannya mengejar pelaku yang melarikan diri ke arah Jalan AR Hakim. Aksi kejar-kejaran ini sempat menarik perhatian warga dan pengendara lain di sepanjang rute pelarian pelaku. Penyergapan di Kemacetan Pasar Bakti Nasib sial menimpa pelaku saat tiba di Lampu Merah Pasar Bakti.
Kondisi jalan yang sedang mengalami kemacetan parah membuat ruang gerak pelaku terbatas. Melihat kesempatan tersebut, korban yang sudah tersulut emosi langsung menabrakkan sepeda motornya ke arah motor pelaku dengan kencang.
“Ibu itu berani sekali. Pas macet di lampu merah, langsung ditabraknya motor jambret itu sampai jatuh. Dia langsung teriak ‘Jambret! Jambret!’,” ujar salah seorang saksi mata di lokasi kejadian.
Amuk Massa Tak Terhindarkan Teriakan korban seketika memancing reaksi warga dan pedagang di sekitar Pasar Bakti. Pelaku yang terjatuh dan sempat mencoba melarikan diri jalan kaki langsung dikepung oleh massa yang geram. Akibatnya, amuk massa tidak terhindarkan.
Pelaku sempat menjadi bulan-bulanan warga sebelum akhirnya pihak kepolisian dari polsek setempat tiba di lokasi untuk mengamankan tersangka dari tindakan yang lebih anarkis. Red







