Beranda DAERAH Hasil Sidak, TPID Langkat Ambil Sampel Makanan Untuk Diperiksa

Hasil Sidak, TPID Langkat Ambil Sampel Makanan Untuk Diperiksa

196
0

STABAT (podiumindonesia.com)- Tim Pengendali Inflansi  Daerah (TPID) Kabuapten Langkat menambahkan, untuk
peninjuan pasar tradisional Kecamatan Stabat, daya beli masyarakat meningkat dibanding hari biasa. Selanjutnya, dikatakan Eddy, ada beberapa sempel makanan yang dipriksa pada laboraturium Dinas Kesahatan, di  antaranya kerupuk merah, saus, mie lidi, buah-buahan dan lainnya. Hasilnya ada jenis buah yang positif mengadung
formalin, yaitu buah anggur, sedangkan lainnya negatif  dari kandungan mahan kimia berbahaya.

“Kini buah tersebut sudah kita amankan, agar tidak beredar lagi di pasaran dan dikonsumsi masyarakat,” jelasnya. Untuk daftar harga beberapa bahan pokok, secara merata di  Kabupaten Langkat yang ditemui di antaranya daging sapi murni Rp. 115.000/kg, beras Rp. 11.000 – 10.000/kg, minyak goreng Rp. 11.000 – 12.500/kg, gula Rp. 11.500, tepug terigu Rp. 5.500 – 75.000, telur ayam boiler Rp. 13.000, telur ayam kampung Rp.25.000, ayam potong (boiler)
Rp.34.000/kg, ayam kampung Rp. 50.000, cabe merah kriting Rp.34.000 biasa/hijau Rp. 15.000, bawang merah impor
Rp.16.000 lokal Rp.32.000.

“Jika ada ditemukan selisi harga antara pasar satu dengan pasar lainnya di Langkat, disebakan merek dan kualitas
berbeda, perbedaanya hanya bekisar Rp. 1000 sampai  Rp.2000,” terangnya. Terpisah, dituturkan dari salah satu pedagang di pasar Kecamatan Stabat, Titin (34) penjual bahan pokok seperti beras, gula pasir tepung terigu, minyak goreng, kacang tanah, susu dan garam.

Dia mengatakan bahwa harga bahan kebutuhan masih relatif terjangkau oleh masyarakat dan tidak terjadi kelangkaan barang-barang. “Sejauh ini harga dan barang masih terjangkau,” kata dia. Biasanya, jelasnya, kenaikan harga pangan akan naik pada saat mendekati hari raya Idhul Fitri. Dan hal itu disebabkan banyaknya masyarakat yang berbelanja dan membuat pasokan habis.

“Biasanya barang langka mendekati Idul Fitri, untuk itu kami minta jangan hanya ramadhan saja dicek, tapi
mendekati lebaran nanti tim juga harus memantau lapangan,” harap dia. (PI/01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini