Kodim Rehab Masjid Di Zaman Kesultanan Langkat

LANGKAT (podiumindonesia.com)- Kodim 0203 Langkat, Sumatera Utara, merehab satu bangunan masjid yang sangat bersejarah di Kelurahan Bingai Kecamatan Wampu sebagai mengenag cikal bakal penyebaran agama Islam di zaman Kesultanan Langkat, pada waktu itu.

Perehaban bangunan masjid Ar Rahman ini dalam rangka memperingati Hari Ulang tahun TNI ke-73, ujar Dandim 0203 Langkat Letkol (Inf) Deni Eka Rusdiana, di Stabat, Rabu.

Pembangunan ini untuk mengembalikan bentuk asli aasjid Ar Rahman, dimana tujuan pembangunan ini untuk mengenang cikal bakal penyebaran agama Islam di zaman kesultanan Langkat, yang sudah mencapai ratusan tahun dan sangat bersejarah sekali.

“Mari kita jaga bersama masjid Ar Rahman ini, karena merupakan salah satu sebab kita mengenal Islam dari usaha perjuangan para pendahulu pendiri masjid ini,” ungkapnya.

Dandim pun mengajak, agar masjid ini, dapat dijadikan sebagai pusat penyiaran Islam, seperti tempat pengajian, tempat musyawarah dan kegiatan positif lainnya.

Jika pembangunan masjid ini sudah selesai nantinya, mari sama-sama kita jadikan sebagai tempat sholat dan ibadah lainnya, jangan hanya dijadikan tempat selfi, meski masjid ini termasuk salah satu ikon wisata religi di Langkat.

Saifullah Camat Wampu sangat mengapresiasi serta mengucapkan terima kasih atas dilakukannya perehaban masjid bersejarah tersebut oleh Kodim 0203 Langkat.

“Ini masjid bangunan peninggalan bersejarah diharapkan akan dapat dilihat oleh generasi yang akan datang,” ungkapnya.

“Dengan melihat sejarah masjid ini, dapat mengajarkan kepada kita semua, tentang ketauladan, rasa sabar dari para pendahulu kita, dalam menyebarkan agama Islam di wilayah Kabupaten Langkat,” katanya.

Mari kita bersama-sama memberikan perhatian, sumbangan untuk penyelesaian pembangunan dan perehaban masjdi Ar Rahman ini, karena sejarah panjangnya telah mewarnai perjalanan penyebaran agama islam di bumi religius Langkat. (PI/ANT)

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *