MEDAN TERKINI

Mansyur Residence Sayangkan Banyak Anak-anak Bermain di Lokasi Proyek Tanpa Pengawasan Orangtua

 

Mansyur Residence Sayangkan Banyak Anak-anak Bermain di Lokasi Proyek Tanpa Pengawasan Orangtua | MEDAN (podiumindonesia.com) – Manajemen Mansyur Residence sangat menyayangkan adanya sejumlah anak-anak yang bermain di seputaran areal proyek pembangunan apartemen pasca pembongkaran jalan pavling blok Gang Melati.

“Kita sangat khawatirkan anak-anak tersebut terluka saat bermain di dekat area proyek. Sejak jalan setapak itu dibongkar, dimanfaatkan anak-anak bermain bola tanpa adanya pengawasan dari orangtuanya. Itu sangat berbahaya, karena berdekatan dengan proyek Mansyur Residence,” sebut Dedek Tri kepada awak media, Senin, 19 Desember 2022.

Dedek yang juga sebagai Pengawas Mansyur Residence juga mengakui, bahwa pihaknya sudah sering menegur dan menasehati anak-anak warga agar tidak bermain di area tersebut.

“Walaupun ini jalan umum, tapi kita memiliki tanggungjawab karena lokasinya berada di depan proyek pembangunan. Seandainya terjadi sesuatu, misalkan anak anak tersebut terluka, tentu kita kasihan melihatnya. Ini sebagai bentuk kasih sayang dengan anak-anak, makanya kami menasehati mereka,” tutur Dedek didampingi Devi Marlin SH MH selaku Humas mewakili manajemen Mansyur Residence.

Disambung Devi, bahwa dirinya sebagai seorang ibu yang juga memiliki anak, sangat merasa heran melihat bocah-bocah tersebut bermain di area depan proyek apartemen.

“Apa orangtuanya tidak merasa takut atau pun khawatir jikalau anak mereka terluka? Terkena batu misalnya, ataupun ada pecahan batu koral di lokasi? Sungguh sangat disayangkan sekali,” kata Devi Marlin.

Lanjut Humas Mansyur Residence ini lagi, kalau dirinya juga merasa terkejut saat ada anak-anak itu mengatakan kalau mereka disuruh salah seorang oknum warga sekitar Gang Melati, untuk bermain di lokasi berdekatan dengan proyek pembangunan.

“Kalaulah memang ada yang bermasalah dengan kami manajemen Mansyur Residence, mari kita selesaikan dengan baik. Kita cari win-win solutionnya. Bukannya malah mengekspolitasi atau menjadikan anak-anak sebagai tameng. Kasihan mereka yang tidak tahu diduga sudah diperalat oknum, untuk mencapai tujuan dan kepentingan tertentu,” sindir Devi Marlin.

Menurut wanita berhijab ini, pihak Mansyur Residences juga sudah membuka komunikasi dengan warga sekitar. “Buktinya kami selalu respon dengan keinginan warga sekitar proyek, seperti membongkar jalan di depan apartemen hingga menyalurkan CSR. Yang saya takutkan, malah anak anak tidak berdosa diduga jadi asas manfaat oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. Kalau mereka terluka, maka pihak apartemen lagi nanti yang disalahkan,” beber Devi Marlin.

“Jadi, sekali lagi kami mohon, agar orangtua memperhatikan anak-anaknya yang bermain di jalan dekat area proyek sebagai bentuk kasih sayang,” pungkas Devi. (rel/PI)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button