
GEBANG (podoumindonesia.com)- Dampak Covid-19 menyasar ke semua kalangan. Sektor pendidikan, ekonomi dan tak terkecuali pedagang kecil. Salah satunya adalah Mawardi. Belum lama ini, Mawardi yang tinggal di Dusun 7 Air Hitam, Kecamatan Gebang berkeluh kesah kepada PODIUM.
Kalau pandemi, kata dia, memang kian hari makin marak saja. Malah bantuan demi bantuan dikucurkan pemerintah untuk menjamin kebutuhan ekonomi rakyatnya.
Pun sangat disayangkan bahwa bantuan itu tak pernah didapat Mawardi. Sejak usaha dagang coklatnya mulai morat-marit, Mawardi pun cuma bisa pasrah.
“Terus tersang saua tak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah semenjak corona melanda,” singkatnya.
Bukannya Mawardi tak tahu bantuan yang diberikan pemerintah itu. Seperti halnya nantuan Presiden BPUM UKM bagi terdampak Covid-19.
“Aku tidak menerima bantuan dari pemerintah padahal usahaku ini mengalami dampak akibat dari Covid-19,” ucapnya dengan wajah sendu sekali.
Kini, Mawardi berharap dari pemerintah desa tempatnya tinggal agar memberikan perhatian terhadap usahanya itu.
“Paling tidak kalau ada bantuan pemerintah usaha saya ini kan sedikit bisa terbantu,” tukasnya.
Bantuan dari pemerintah semacam BPUM UKM bagi dirinya sebagai pedagang coklat sangat membantu perekonomian keluarga di saat berjangkit pandemi Covid 19. (pi/asnul arifin )








