Rapat Koordinasi, Disnaker Provsu Akan Undang Seluruh Kadisnaker Se-Sumut

MEDAN (podiumindonesia.com)- Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sumatera Utara (Kadisnaker Provsu) Baharuddin,SH,MSi akan mengundang seluruh Kepala Disnaker se-Sumut untuk melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) menjelang pelaksanaan verifikasi serikat pekerja yang ada di Sumut. Termasuk menjelaskan adanya dua organiasi yang memiliki nama dan logo yang sama di Sumut.

Hal itu menjadi bagian dari kesimpulan pertemuan atau audiensi Serikat Pekerja Anggota (SPA) K.SPSI Sumut diantaranya Ketua DPD FSPTI-KSPSI Sumut Sabam Parulian Manalu, SE,PHD, Supranoto (SP LEM), Nelson Manalu, SH (SP KEP), Antony Pasaribu, SE (FSPTI Medan), Ardin Silalahi (FSPTI), J Sitanggang,SH (SP KEP), Suriono (SP PP), Sutrisno, Sabarudin, Zainal R (SP RTMM), dan Gimin (SP LEM) dengan Kadisnaker Sumut Baharuddin di ruang kerjanya, Senij kemarin.

“Kita akan panggil semua kepala dinas kabupaten/kota, kita akan adakan rakor sehingga dalam pelaporan data tenaga kerja yang tergabung di serikat pekerja lebih akurat karena ini akan berkaitan dengan dewan pengupahan di provinsi dan daerah,” kata Baharuddin.

Disebutkannya, setelah mendapat informasi dari SPA yang hadir pada saat itu, bahwa ternyata ada dua organisasi yang kenetulan namanya dan logonya sama namun status hukum masing-masing berbeda. Yang 1 SPTI dengan status organisasi serikat pekerja dengan pencatatan di Disnaker itulah SPTI yang di pimpin Sabam Manalu sesuai dengan Undang-undang No. 21 tahun 2000 tentang Serikat pekerja/Serikat Buruh, sementara yang lain SPTI organisasi kemasyarakatan (ORMAS ) yang terdaftar di Kemenkumham atau Kesbanglinmaspol di daerah sebagaimana diatur dalam UU 17 tahun 2013 tentang Ormas, setelah diubah dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang / Perppu 2 tahun 2017 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 Tentang Organisasi Kemasyarakatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 138.

Pada kesempatan itu, Baharuddin menegaskan agar KSPSI Sumut segera melakukan Konferda berhubung telah berakhirnya kepengurusan KSPSI DPD Sumut di tahun 2020 silam. Dengan dilaksanakannya Konferda dan dipilih kepengurusan yang baru, maka roda organisasi akan berjalan dengan baik.
Dalam pertemuan tersebut, Sabam Parulian Manalu menyampaikan bahwa serikat pekerja yang ada di Sumut di bawah naungan SPA yang berhubungan langsung dengan anggota serikat pekerja. Hal ini berkaitan erat dengan penentuan komposisi dewan pengupahan. Juga disampaikan bahwa direncanakan pada Mei 2021, pihaknya telah mengajukan ke pengurus pusat Konfederasi SPSI agar dilaksanakan Konferda KSPSI DPD Sumut berhubung kepengurusan sebelumnya telah berakhir di November 2020.

“Ada 7 SPA yang memiliki keanggotaan yang strategis di FSPSI Sumut, selama ini sepertinya tidak mendapat informasi-informasi kegiatan dan program dari Disnaker Provinsi maupun Kabupaten dan Kota. Kami harapkan, supaya Disnaker menjalankan aturan sesuai perundang-undangan yang berlaku. Juga kita harapkan agar Disnaker melakukan verifikasi yang riil,” ujarnya.

J. Sitanggang, SH juga menimpali bahwa verifikasi keanggotaan perlu dilakukan oleh dinas, sehingga tidak terjadi kekeliruan dalam menyampaikan informasi berkaitan dengan serikat pekerja yang ada di Sumut ke depan. (pi/din)

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *