LANGKAT (podiumindonesia.com)- Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Langkat menetapkan target pertanaman kedelai seluas 3.085 hektare yang diharapkan terwujud hingga akhir Desember 2018.
Hal itu disampaikan Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Yusfik Helmi, di Stabat, kemarin.
Yusfik Helmi menjelaskan, target itu sangat realitis karena lahan yang diperuntukkan untuk pertanaman kedelai di Langkat juga tidak luas.
Hingga sekarang ini, dari target pertanaman yang sudah ada itu sudah terealisasi di lapangan seluas 1.619 hektare atau 52,48 persen serta sudah papen seluas 405 hektare.
“Tentu target itu harus dapat dipenuhi sehingga Langkat yang merupakan salah satu daerah lumbung pangan di Sumatera Utara dapat mewujudkan apa yang diprogramkan,” ucapnya.
Yusfik juga mengatakan, untuk pertanaman tahun 2019, pihaknya akan berusaha untuk menambah luas pertanaman yang ada sehingga bisa terpenuhi kebutuhan pangan dari komoditi lainnya.
Selain pertanaman kedelai, instansinya juga menaruh perhatian terhadap pertanaman kacang tanah dengan target tanam 935 hektare dan kacang hijau 1.377 hektare.
Pertanaman ubi kayu ditargetkan 959 hektare, ubi jalar 470 hektare, cabai 470 hektare, kacang panjang 702 hektare, semangka 796 hektare, dan ketimun 441 hektare. (PI/ANT)







