KATINGAN (podiumindonesia.com) – Wakil Bupati Katingan Firdaus menegaskan, program Karya Bakti Skala Besar merupakan kesempatan penting bagi daerah karena Karya Bakti Skala Besar hanya dilaksanakan di sejumlah kabupaten di Indonesia, termasuk Katingan.
Ia meminta Camat dan Kepala Desa mengkoordinasikan keterlibatan masyarakat untuk membantu pekerjaan yang dapat dilakukan secara gotong royong. Pelaku usaha lokal, termasuk pengusaha angkutan, juga diharapkan ikut mendukung mobilisasi material.
“Ini bentuk kekompakan kita dalam mengabdi kepada negara. Dari sisi dunia usaha, kita juga berharap tidak hanya mengejar profit, tetapi ada kepedulian sosial sehingga pelaksanaan kegiatan ini dapat berjalan sukses,” kata Firdaus.
Ia mengakui, kemampuan APBD Katingan belum memadai untuk membiayai pembangunan infrastruktur sebesar itu secara mandiri. Karena itu, kolaborasi lintas sektor diperlukan agar pembangunan dapat dipercepat.
“Secara anggaran APBD Kabupaten Katingan, kalau kondisi seperti sekarang, mohon maaf kita tidak akan mampu membangun jalan tersebut. Karena itu, kita menyambut baik program ini sehingga dapat terlaksana,” ujarnya.
Firdaus berharap, pembangunan jalan dan jembatan dapat membuka akses masyarakat terhadap pelayanan pendidikan dan kesehatan, memperlancar distribusi kebutuhan pokok, serta mendukung kegiatan ekonomi di wilayah yang selama ini menghadapi keterbatasan akses.
Ia mengapresiasi keterlibatan TNI, dunia usaha, masyarakat, dan seluruh perangkat pemerintah dalam persiapan program tersebut. Dengan waktu pelaksanaan yang terbatas serta tantangan medan dan cuaca, seluruh pihak diminta menjaga komitmen dan memperkuat kerja sama agar manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat. ***

















