MEDAN (podiumindonesia.com)- Dalam waktu dekat ini, HT Erry Nuradi akan meletakkan jabatannya sebagai Gubernur Sumatera Utara. Bahkan pemerintah telah menyiapkan calon pengganti setara dengan pelaksana tugas (Plt).
Pun begitu, Erry berharap, siapa pun yang menjadi Plt Gubsu, hendaknya bisa manjalankan program pemerintah.
“Jabatan saya berakhir tanggal 17 Juni, maka setelah itu baru Plt. Itu berada pada kewenangan Kemendagri, kalau Plt Gubsu itu harus Keppres, sementara bupati/walikota itu cukup Kemendagri,” ujar Gubsu Tengku Erry Nuradi, Jumat (26/1/2018).
“Saya mohon maaf saya tidak bisa memberi penilaian terhadap pemerintah atasan, karena pasti mereka itu memiliki kebijakan penilaian yang cukup baik,” terangnya.
Begitu pun, Erry berharap siapapun yang menjadi Plt Gubsu nantinya dapat melanjutkan program pemerintahan yang sudah berjalan.
“Kepala daerah boleh berganti, kepala SKPD juga boleh berganti, tapi pemerintahan tetap harus berjalan. Saya harap kalau ada program yang baik harus dilanjutkan,” kata Erry.
Selain itu, Erry juga mengatakan, sebagai bangsa yang besar kita harus menghargai para pendahulu. Seperti saat ini Pemprovsu sudah mengeluarkan SK Gubsu tentang nama-nama gubernur untuk nama ruangan dan nama kantor instansi. Seperti gedung kantor Inspektorat Provsu yang diberi nama gedung Tengku Erry Nuradi. (PI/NT)







