Gubsu Berikan Bantuan Ke Mesjid Al-Muhajirin, Saat Itu Juga Warga Minta KPK Gebrak Proyek Jembatan Wampu

WAMPU (podiumindonesia.com)- Dalam perjalanan menuju pulang ke Medan, Gubsu Edy Rahmayadi sholat maghrib di mesjid Al-Muhajirin, Pasar Batu Stabat Lama Barat, Senin kemarin.

Di akhir persinggahan, Edy menyerahkan bantuan Ramadhan sebesar Rp 3 juta ke BKM Al-Muhajirin. Perjalanan Gubsu beserta rombongan tersendat akibat macet di ruas jalan negara di KM.44 Stabat LB dekat lokasi mesjid.

“Sudah hampir satu bulan jalan lintas Medan-NAD dilanda kemacetan parah di daerah kami,” ujar Ahmad, warga Dusun Pasar Batu ke awak PODIUM.

Menurutnya, ada 2 hikmah Gubsu sholat di mesjid Al-Muhajirin. Pertama, singgahnya beliau membuat jamaah (yang mendukungnya di Pilgubsu) bisa melepas rindu walau pun tak bisa bersalaman, sebab Prokes yang ketat.

Kedua, Gubsu bisa melihat, merasakan, meresapi ataupun menindak lanjuti kemacatan dij jalan lintas Medan-NAD yang selama sebulan terakhir ini.

Kemacetan yang disebabkan banyaknya dump truk yang bermuatan tanah melintas dijalanan setiap hari (proyek tol). Mangkraknya proyek jembatan Sei Wampu juga menambah macet di sepanjang jalan lintas negara.

“Mudah-mudahan Pak Gubsu bisa menyurati menteri PUPR agar masalah proyek ini segera tuntas,” tutur sumber PODIUM. Masyarakat wajar bertanya, ada apa dengan proyek ini? Sudah 4 kali puasa dan 4 kali lebaran jembatan Wampu masih terbengkalai juga.

“Kami sudah tidak percaya lagi dengan yang namanya oknum DPRD II Langkat, DPRD Sumut dan DPR RI,karena keluhan warga seolah dianggap angin lalu,” tandasnya. (pi/ldn)

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *