MEDAN (podiumindonesia.com) – Menjelang pertandingan ASEAN Football Federation (AFF) awal Juni 2026 mendatang di Sumatera Utara, Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) pusat Erick Thohir, Kamis (7/5/2026), membagikan bola secara simbolis kepada siswa Sekolah Dasar (SD) sebagai bagian dari peluncuran program pembinaan sekolah bola usia dini.
Bersama Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Afif Nasition dan kolaborasi strategis dengan berbagai pihak, program ini bertujuan memperkuat fondasi sepak bola nasional sejak level akar rumput (grassroots),
“Pembinaan atlet sejak usia sekolah dasar sangat penting dilakukan dalam mencari bibit atlet sepak bola, serta memotivasi anak-anak agar lebih aktif berolahraga,” kata Erick Thohir yang juga menjabat sebagai Menteri Olah Raga, dihalaman kantor Gubsu jalan Diponegoro Medan.
Erik mengatakan program ini melibatkan sinergi antara SPSI, pemerintah daerah, dan komunitas bola. Target utamanya adalah menciptakan ekosistem sepak bola yang sehat di sekolah-sekolah.
Peran Pemerintah Daerah (Gubernur)
Sementara itu Gubsu Bobby Afif Nasution memberikan dukungan dan pendampingan distribusi bantuan peralatan olahraga, khususnya bola kepada para siswa sekolah dasar.
Bahkan Bobby berharap besar adanya integrasi kurikulum olahraga dengan pelatihan sepak bola dasar yang terstruktur, agar melahirkan atlet sepakbola terbaik di Sumatera Utara.
“Membangun budaya sepak bola yang profesional sejak bangku sekolah, memastikan setiap anak memiliki akses terhadap peralatan olahraga sepak bola,” sebut Bobby sambil membagikan bola secara simbolis kepada puluhan anak sekolah dasar.
Hadir juga dalam acara pembagian bola secara simbolis sejumlah tokoh penting sepak bola nasional dan internasional, Presiden AFF Khiev Sameth, Sekjen AFF Winston Lee, serta anggota Komite Eksekutif PSSI Arya Sinulingga. ***








