‘Mesranya’ Anies Dan Jokowi!!

JAKARTA (podiumindonesia.com)- Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memiliki perbedaan pandangan politik. Meski begitu, Jokowi menegaskan memiliki hubungan baik dengan Anies.

Keduanya pernah bersama-sama dalam satu kubu. Anies sempat sebagai juru bicara timses Jokowi-Jusuf Kalla untuk Pilpres 2014. Setelah pilpres usai, Anies berada dalam kabinet pemerintahan sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Pada 2016, Anies di-reshuffle sebagai menteri oleh Jokowi. Dua bulan berselang, tepatnya pada September 2016, Anies maju sebagai calon Gubernur DKI Jakarta dan diusung Gerindra-PKS, dua parpol yang berseberangan dengan pemerintah ataupun Koalisi Indonesia Kerja (KIK) pendukung Jokowi untuk Pilpres 2019.

Karena itulah isu-isu liar bahwa hubungan Jokowi dengan Anies sudah tidak harmonis berembus. Jokowi lantas menepisnya.

“Orang banyak yang mengira saya dan Pak Anies itu ada masalah. Padahal tiap hari ketemu guyonan (bercanda),” ujar Jokowi saat membagikan sertifikat tanah di Gedung Serbaguna Suku Dinas Pemuda dan Olahraga Jakarta Barat, Cengkareng, kemarin. Anies turut mendampingi Jokowi di acara tersebut.

Sebagai kepala daerah di Provinsi DKI, Anies kerap mendampingi Jokowi saat melakukan kunjungan kerja di Jakarta. Masih pada hari yang sama, Jokowi bahkan mengajak Anies memborong gorengan dan kerupuk saat meninjau program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) binaan Pemodalan Nasional Madani (PNM) di Lapangan Bola Persima, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

“Borong gorengan, Pak Gub,” kata Jokowi.
“Iya, Pak,” kata Anies, yang lalu mendekat ke lapak gorengan.

Jokowi dan Anies juga kerap bersama meninjau sejumlah pembangunan di DKI Jakarta, seperti proyek Moda Raya Terpadu (MRT) ataupun saat masa-masa pra-Asian Games 2018. Jokowi pun beberapa kali mengajak Anies semobil dengannya.

Tidak sampai di situ. Jokowi secara terbuka pernah memuji kinerja Anies yang mencetuskan pelican crossing di dekat Bundaran HI. Jokowi menilai kehadiran pelican crossing yang menggantikan jembatan penyeberangan orang (JPO) itu mempermudah para pejalan kaki.

“Ya kan bagus, bagus. Artinya kan sebetulnya fasilitas-fasilitas pelican crossing ini akan memudahkan masyarakat untuk tidak usah naik tinggi-tinggi, itu yang pertama. Dan yang kedua, saya melihat dari sisi estetika jembatan penyeberangan orang kalau di sini secara estetika ganggu,” ujar Jokowi di trotoar Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, 2 Agustus 2018. (PI/DTC)

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *