DAERAHPOLITIK

Reses di Desa Securai Utara, Donny Setha Minta Warga Uji Dirinya Sebagai Wakil Rakyat

BABALAN (podiumindonesia.com)- Reses Masa Sidang II Tahun ke III Tahun Anggaran 2022, Wakil Ketua DPRD Langkat, Donny Setha laksanakan reses di Dusun III Bukit Satu, Desa Securai Utara, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, Selasa kemarin.

Reses Masa Sidang II Tahun ke III ini mengusung tema “Sinkronisasi Musrenbang dengan jaring aspirasi didalam menentukan arah kebijakan pembangunan yang berkesinambungan”.

Donny Setha dalam sambutannya menyampaikan, jika kegiatan reses merupakan sarana wakil rakyat dalam menjemput segala aspirasi dan keluhan masyarakat terkait pembangunan mau pun kebijakan pemerintah.

Ia menegaskan kepada warga untuk memanfaatkan jabatan yang sekarang diembannya sebagai Wakil Ketua DPRD Langkat.

“Uji saya sebagai wakil rakyat, untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat di daerah pemilihan yang telah mendudukkan saya sebagai anggota DPRD Langkat selama dua periode,” ujar Donny.

Karena itu lanjutnya, sampaikan aspirasi dari desa ini yang bersifat prioritas, mudah-mudahan dengan amanah jabatan Wakil Ketua DPRD Langkat yang saya emban dapat cepat merealisasikan keinginan masyarakat

“Wakil rakyat itu adalah pelayan masyarakat, jadi jangan sungkan ataupun takut untuk mengadukan segala keluhan bapak ibu terkait pembangunan dan kebijakan pemerintah daerah. Jabatan Wakil Ketua DPRD yang saya emban sekarang merupakan amanah dari Allah, dan itu akan saya pertanggung jawabkan kelak di akhirat,” tambahnya.

Pada reses itu, Kepala Dusun IV, Wiyanto, menyampaikan aspirasinya perihal usulan pembangunan jalan yang menghubungkan Desa Securai Utara dengan Desa Lama Baru.

“Sudah hampir 5 tahun kondisi infrastruktur jalan begitu begitu saja. Mohon bantuan bapak Wakil Ketua DPRD Langkat untuk merealisasikan pembangunan jalan penghubung desa tersebut,” pintanya.

Sementara itu, Susilawati menyampaikan permasalahan terkait berbagai bantuan sosial salah satunya bantuan BPNT di Desa Securai Utara.

“Di sini banyak warga yang sudah terdaftar mendapatkan bantuan pangan non tunai (BPNT), namun saat pembelian sembako, saldo didalam kartu e-warung kosong,” sebutnya.

Menanggapi aspirasi warga tentang kosongnya saldo kartu sembako dalam BPNT, Donny Setha pun mengatakan akan segera melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Terhadap usulan reses yang prioritas, dirinya berupaya dapat memperjuangkan dalam perubahan APBD nanti.

Di reses itu, Donny Setha mengingatkan pihak desa dan perangkatnya agar mendata warga miskin dengan sebenar-benarnya sehingga bantuan-bantuan pemerintah dapat tepat sasaran. “Jangan yang kaya dapat bantuan, sedangkan yang miskin tidak mendapat bantuan,” pesannya.

Usai serap aspirasi masyarakat, Donny Setha memberikan bantuan sebanyak 100 karung beras kepada masyarakat dan uang tunai untuk pembangunan mesjid yang berada dilokasi acara reses.

Turut hadir dalam reses, Camat Babalan Fajar Aprianta Sitepu, Kepala Desa Securai Utara Nurisan Nasution, Babinsa serta Tokoh Masyarakat Desa Securai Utara. (pi/pendi)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button