DAERAH

Pria 75 Tahun Warga Kwala Air Hitam Ini Harap Bantuan Rehab Rumah Layak Huni Pemkab Langkat

 

SELESEI (podiumindonesia.com)- Bantuan rumah layak huni bagi warga Langkat, ternyata belum menyentuh kakek yang satu ini. Namanya Ngatemen yang kini berusia 75 tahun. Di usia senja, dia masih mendiami rumah tak layak huni tepatnya di Dusun III, Desa Kwala Air Hitam, Kecamatan Selesai. Sungguh hal ini sangat memprihatinkan.

Ya, itu tertuang dari tokoh pemuda Dusun III, Desa Kwala Air Hitam, Yunifar Efendi. Pria berusia 45 tahun ini mengaku sudah lama mengenal Kakek Ngatemen yang biasa disapa Kek Ngatemen itu.

“Bisa jadi rehab atau bantuan rumah layak huni Kek Ngatemen, informasinya belum sampai ke Plt Bupati Langkat H Syah Afandin. Sebab, saya yakin apabila bapak Syah Afandin tahu prihal ini, mustahil dia tak mau membantu,” yakin Yunifar Efendi yang akrab dipanggil Pendi ini, kemarin.

Nah, untuk itu pula, Pendi berusaha menginformasi temuan rumah tak layak huni di dusunnya kepada Forum Sedulur yang selama ini dikenal sebagai pendukung fanatik H Syah Afandin. Apalagi, katanya, pengurus Forum Sedulur memiliki jalur ‘khusus’ kepada Syah Afandin.

“Forum Sedulur Syah Afandin sudah punya nama di Langkat. Punya kedekatan dengan OPD, SKPD dan jajaran Pemkab Langkat. Dan satu lagi setahu saya bahwa Forum Sedulur Syah Afandin konsen kepada kegiatan sosial yang ada di kampung-kampung wilayah Pemkab Langkat,” urainya.

Meneruskan harapan Kek Ngatemen, diamini Ketua Forum Sedulur Desa Kwala Hitam, Kecamatan Selesai, Beti Tanjung. Sejauh ini, lanjut Beti bahwa informasi terhadap temuan rumah tak layak huni di desanya itu telah diteruskan ke Ketua Umum Forum Sedulur.

Kondisi rumah Kek Ngatemen sangat memprihatinkan.

“Sudah kita sampaikan ke Ketua Umum Sedulur. Info yang saya dapati, pihak terkait masih berkoordinasi dengan instansi terkait. Dan Pak Ketua akan secepat mungkin menyampaikan permasalahan ini kepada bapak Plt Bupati Langkat Syah Afandin. Insha Allah Ketua Sedulur akan membantu meringakan beban Kek Ngatemen,” janjinya.

Terpisah, Ketua Umum Sedulur Syah Afandin, Muhammad Mui juga mengakui sudah berkoordinasi dengan Baznas dan Dinas Sosial Pemkab Langkat untuk memperjuangkan nasib Kek Ngatemen.

“Saya juga mohon dukungan LSM, wartawan dan pihak lain agar menjadi perhatian kita semua demi terwujudnya cita-cita semua dengan usaha maksimal. Dan dalam waktu dekat ini saya akan sampikan persoalan ini kepada bapak Plt Bupati Langkat jika ada donasi maka Sedulur Syah Afandin Langkat akan kumpulkan dana dari berbagai pihak,” tandasnya.

Terpantau, rumah Kek Ngatemen memang sudah reot. Atap yang terbuat dari rumbia sudah banyak yang rusak. Sedangkan dinding rumah terbuat dari papan begitu parah. Bahkan, kata Kek Ngatemen, kalau hujan turun, rumahnya kerap banjir karena masuk air. Kek Ngatemen berharap agar bantuan rehab rumahnya segera diatasi.

“Saya mohon kepada bapak Plt Bupati Langkat Syah Afandin melalui Forum Sedulur bisa merealisasikan harapan saya yang selama ini jadi impian. Biar saya nyaman tidur, tidak was-was apabila hujan turun, dan lainnya,” harap Kek Ngatemen. (red)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button